8 Januari 2026 Penulis : MUHAMMAD IMAM BASHORI
Purworejo, Senduro, Lumajang – Forkopimca Senduro bersama Pemerintah Desa Purworejo, Pendamping Kementerian KDMP, menggelar rapat koordinasi penting pada hari Kamis, 8 Januari 2026, membahas pemanfaatan aset lahan desa untuk pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah strategis ini bertujuan untuk mewujudkan pusat layanan ekonomi terpadu yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga melalui penyediaan sembako murah, layanan simpan pinjam, hingga klinik desa.
Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh Camat Senduro Sarjito Wibowo, S.STP, Danramil 0821/03 Senduro, Sekertaris Kecamatan Senduro Bamabang Sugianto, S.Pd, Kasi PMD Tutik Sakaria Sadikin, SE, Kepala Desa Purworejo, dan Pendamping Kementerian KDMP, dibahas secara rinci potensi lahan aset desa di lokasi strategis dekat balai desa. "Kami ingin memastikan lahan ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga. Pembangunan KDMP bukan sekadar bangunan, tapi fondasi ekonomi baru desa kita," ujar Kepala Desa.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melalui Dinas Koperasi, mengapresiasi inisiatif Desa Purworejo dan menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional dan berkelanjutan. “Keberadaan KDMP yang kuat akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru,” tambah perwakilan Dinas Koperasi.
Rapat tersebut menghasilkan beberapa poin penting, termasuk:
Validasi Aset: Tim akan segera memvalidasi status dan kelengkapan administrasi lahan yang diusulkan.
Penyusunan Rencana Bisnis: Koperasi akan menyusun rencana bisnis detail yang mencakup penyediaan gerai (sembako, apotek), layanan simpan pinjam, dan logistik desa, dengan mempertimbangkan potensi wilayah.
Musyawarah Desa Lanjutan: Akan diadakan Musyawarah Desa (Musdes) ulang untuk mensosialisasikan rencana ini kepada seluruh warga dan menerima masukan.
Diharapkan, sinergi antar lembaga dan masyarakat ini akan mempercepat realisasi KDMP Desa Purworejo, menjadikannya percontohan koperasi desa yang mandiri dan sejahtera, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian desa secara keseluruhan. (Kec. Senduro-lmj/Bash)