22 Januari 2026 Penulis : MUHAMMAD IMAM BASHORI
Senduro, Lumajang – Gerakan Masyarakat Peduli Lumajang (Gemapalu) menggelar diskusi santai bersama Camat Senduro Sarjito Wibowo, S.STP, perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), dan pemerintah desa, guna membahas strategi pengembangan potensi pisang dan produk pertanian lainnya di wilayah Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kamis (22/01/2026).
Diskusi yang berlangsung di balai desa ini bertujuan untuk memetakan potensi lokal, khususnya pisang, serta merumuskan inovasi pengolahan produk agar memiliki nilai tambah ekonomi. Ketua Gemapalu menekankan bahwa diskusi ini adalah langkah konkret untuk menjadikan pisang sebagai pilar ekonomi kerakyatan, tidak hanya sekadar hasil kebun konvensional. "Kami ingin mengembalikan kejayaan pisang dengan sentuhan teknologi modern dan pemasaran yang lebih luas," ujarnya.
Dalam diskusi santai tersebut, mahasiswa IPB University memaparkan hasil pengamatan mereka mengenai potensi pisang Cavendish dan jenis pisang lokal lainnya yang banyak diminati pasar. Mahasiswa juga memberikan masukan terkait diversifikasi olahan pisang agar tidak hanya dijual mentah. "Potensi pisang di desa ini sangat besar. Kami menyarankan pengolahan limbah pisang (seperti batang atau kulit) menjadi produk bernilai guna, serta edukasi tentang pengendalian hama yang ramah lingkungan," ujar perwakilan mahasiswa IPB.
Sementara itu, pihak BPP menyambut positif kolaborasi ini. Mereka menyatakan komitmennya untuk membantu teknis budidaya, termasuk pendampingan alat modern bagi petani pisang Mas Kirana dan pisang Cavendish, selaras dengan program pemerintah daerah. Pemerintah Desa menyambut antusias kegiatan ini dan berharap diskusi tersebut memicu terbentuknya Desa Wirausaha Berbasis Pisang. "Diskusi santai seperti ini memudahkan kami bertukar pikiran dan mencari solusi konkret atas permasalahan petani," pungkas kepala desa.
Diskusi diakhiri dengan rencana tindak lanjut berupa workshop pengolahan produk hasil pertanian dan pemetaan lahan potensial bersama para petani setempat. (Kec. Senduro-lmj/Bash)