01 April 2026 Penulis : MUHAMMAD IMAM BASHORI
SENDURO, LUMAJANG – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di tingkat desa, Kasi PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kecamatan Senduro Tutik Sakaria Sadikin, SE, bersama Koordinator PLKB (Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana) Kecamatan Senduro melaksanakan pelatihan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat). Kegiatan ini di laksanakan hari Rabu, 01 April 2026 bertempat di Ruang Panti PKK Kecamatan Senduro.
Kegiatan ini menyasar kader PKK, kader Posyandu, dan kelompok Keluarga Berisiko Stunting (KRS) di salah satu Desa di wilayah Kecamatan Senduro.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan materi tentang pentingnya gizi seimbang serta praktik mengolah bahan pangan lokal yang murah dan bergizi untuk ibu hamil dan balita. Kasi PMD menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan kader dalam memantau tumbuh kembang anak secara mandiri melalui penyediaan makanan bergizi di rumah masing-masing.
Sementara itu, Koordinator PLKB Kecamatan Senduro menjelaskan bahwa Dashat bukan sekadar memasak, melainkan edukasi untuk mengubah pola asuh dan pola makan, khususnya dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
"Pelatihan ini bertujuan agar para kader mampu mengedukasi masyarakat memanfaatkan bahan lokal seperti telur, tempe, dan sayuran sekitar menjadi menu variatif yang disukai anak, guna mencegah stunting secara konkret," ungkapnya.
Kegiatan berjalan dengan antusias, di mana peserta aktif berpraktik memasak menu sehat yang telah dicontohkan. Diharapkan melalui kegiatan ini, angka stunting di Kecamatan Senduro dapat terus menurun secara signifikan. (Kec. Senduro-lmj/Bash)