26 Januari 2026 Penulis : MUHAMMAD IMAM BASHORI
Senduro, Lumajang – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Sampah Wisata bersama pemerintah daerah (Kabupaten Probolinggo, Malang, Pasuruan, Lumajang), paguyuban jip, pelaku usaha wisata, dan pegiat lingkungan. Rakor yang dilaksanakan di Kantor BB TNBTS, Probolinggo, ini bertujuan memperkuat sinergi dalam menangani volume sampah di kawasan kaldera Tengger yang terus meningkat seiring tingginya angka kunjungan. Dalam acara rapat koordinasi di Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) dari Kecamatan Senduro di wakili oleh Sekertaris Kecamatan Senduro Bambang Sugianto, S.Pd dan Desa Ranupani Sekertaris Desa Ranupani.
Kepala Bagian Tata Usaha BB TNBTS menyampaikan bahwa koordinasi ini mendesak dilakukan mengingat upaya pembersihan sampah (bersih-bersih) secara berkala pada April 2024 lalu berhasil mengangkut 5 ton sampah dalam waktu 4 hari. "Kami mengapresiasi dukungan semua pihak. Rakor ini fokus pada implementasi kebijakan 'Bawa Pulang Sampahmu' secara lebih ketat dan penguatan fasilitas pengelolaan sampah di pintu masuk TNBTS," ujarnya.
Poin-Poin Hasil Rapat Koordinasi:
Rapat Koordinasi ini menjadi langkah proaktif TNBTS untuk mencapai target kelola sampah 100 persen, sekaligus menjaga kelestarian Gunung Bromo sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan. Rencananya, evaluasi hasil koordinasi ini akan dilakukan pada triwulan berikutnya sebelum memasuki musim libur panjang. (Kec. Senduro-lmj/Bash)